Pemerintah mulai mempersiapkan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) resmi menerbitkan surat terkait penyusunan kebutuhan ASN untuk tahun anggaran 2026.
Surat dengan nomor B/1553/M.SM.01.00/2026 yang diterbitkan pada 12 Maret 2026 tersebut meminta seluruh instansi pemerintah pusat maupun daerah untuk segera menyampaikan usulan kebutuhan ASN. Langkah ini menjadi tahap awal sebelum pemerintah menetapkan formasi rekrutmen CPNS dan PPPK 2026.
Dalam surat tersebut, instansi diminta mengusulkan jumlah serta jenis jabatan ASN yang dibutuhkan melalui aplikasi e-Formasi. Batas waktu pengajuan usulan ditetapkan paling lambat 31 Maret 2026.
Pengusulan formasi ini harus mempertimbangkan beberapa hal penting, seperti ketersediaan anggaran APBN/APBD, prioritas program nasional, serta jumlah ASN yang memasuki masa pensiun. Selain itu, pemerintah juga menerapkan prinsip zero growth, kecuali untuk kebutuhan penting seperti tenaga pendidikan dan kesehatan.
Dengan terbitnya surat ini, peluang pembukaan seleksi CPNS dan PPPK 2026 mulai terlihat. Para calon pelamar diharapkan mulai mempersiapkan diri sejak dini sambil menunggu pengumuman resmi mengenai jumlah formasi dan jadwal seleksi dari pemerintah.